IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU DI MI AL HUDA KEBONSARI TAHUN AJARAN 2022/2023
Keywords:
Manejemen Kepala Sekolah, Kinerja GuruAbstract
Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru-guru nya, dan apa saja yang menjadi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kinerja guru-guru di MI AL Huda Kebonsari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari kepala sekolah dan jajaranya, para guru, dan sebagian siswa dan tenaga administrasi lainnya dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data skunder diperoleh dari berbagai literatur yang berkaitan dengan pembahasan penelitian ini. Analisa data dimulai sejak pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penaSimpatik Halian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, pertama, implementasi manajemen yang dilakukan kepala sekolah dalam rangka upaya peningkatan kinerja guru sudah dilakukan oleh kepala MI AL Huda Kebonsari. Upaya tersebut dalam rangkaian kegiatan manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap program-program yang terkaitan dengan kinerja guru. Rangkaian kegiatan manajemen tersebut sudah cukup baik hanya saja untuk tahap pelaksanaan masih ada kekurangan. Kedua , faktor-faktor pendukung dan penghambat bagi pelaksanaan peningkatan kinerja guru memang selalu ada. Faktor pendukung di antaranya adalah manajemen kepala sekolah yang cenderung cukup baik ditandai dengan perencanaan untuk meningkatkan kinerja guru, kompetensi profesional guru-guru yang rata-rata cukup memadai, sarana dan prasarana yang cukup memadai dalam menunjang pelaksanaan proses pembelajaran, dan komitmen guru terhadap profesi yang dirasa cukup baik dalam menunjang kinerja guru. Adapun faktor penghambat bagi peningkatan kinerja guru di antaranya: penguasaan tekhnologi informasi sebagian guru yang masih kurang, ada sebagian sarana yang ada masih kurang nyaman untuk digunakan, penguasaan dan penggunaan media dan metode pembelajaran secara bervariasi oleh guru-guru masih kurang , kedisiplinan guru masih ada yang kurang disiplin, dan kurang diminatinya kegiatan penelitian tindakan kelas sebagai upaya guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
