MANAJEMEN EVALUASI MODEL COUNTENANCE STAKE PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP NEGERI 2 LEMPUING OGAN KOMERING ILIR TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Abstract
Manajemen evaluasi model countenance stake merupakan pendekatan evaluasi yang melibatkan stakeholder dalam proses evaluasi untuk memastikan evaluasi yang akurat dan relevan. Dalam konteks pembelajaran pendidikan agama Islam, pendekatan ini dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program pembelajaran agama Islam. Langkah-langkah yang dapat diambil adalah mengidentifikasi stakeholder yang relevan, melibatkan mereka dalam proses evaluasi, menggunakan data yang dikumpulkan dari stakeholder untuk mengukur keberhasilan program, menganalisis data dan membuat rekomendasi untuk perbaikan program, serta memberikan umpan balik hasil evaluasi dan rekomendasi kepada stakeholder untuk meningkatkan program. Dengan melibatkan stakeholder dalam evaluasi, evaluasi menjadi lebih komprehensif dan hasil evaluasi menjadi lebih bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat. luas dan kompleksnya permasalahan yang berkaitan dengan evaluasi proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di atas maka penulis merumuskan masalah penelitian sebagai berikut : 1) Bagaimanakah perencanaan proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 2 Lempuing? 2) Bagaimanakah pelaksanaan proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 2 Lempuing? 3) Bagaimanakah evaluasi proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 2 Lempuing? . Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Lempuing dan secara khusus bertujuan untuk Mendeskripsikan perencanaan pelaksanaan, evaluasi proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 2 Lempuing.
Sesuai dengan tujuan penelitian, jenis penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kualitatif – empirik dengan menggunakan pendekatan penelitian evaluasi lapangan ( field evaluation research ). Yang dimaksud dengan penelitian kualitatif – empirik disini ialah bahwa penelitian yang akan penulis laksanakan adalah persoalan-persoalan yang terjadi dilapangan dan dilakukan analisisnya dengan menggunakan logika-logika rasional dan ukuran-ukuran normatif – kualitatif, tidak menggunakan ukuran-ukuran angka yang bersifat kuatitatif.
Merujuk kepada pembahasan hasil penelitian dimuka, maka disimpulkan beberapa hal sesuai dengan pertanyaan ini terkait dengan pembelajaran PAI di SMP N 2 Lempuing, yakni menyangkut karakteristik siswa sebagai subjek belajar, perencanaan pembelajaran PAI, pelaksanaan pembelajaran PAI dan evaluasi pembelajaran PAI sebagai berikut : 1) Perencanaan pembelajaran PAI yang dibuat oleh guru PAI di SMP N 2 Lempuing meliputi : penyusunan program tahunan, penyusunan program semester, penyusunan silabus, dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ). 2) Pelaksanaan pembelajaran PAI di SMP N 2 Lempuing adalah kegiatan pelaksanaan proses pembelajaran dikelas yang didasarkan pada rancangan pembelajaran dimulai dari apersepsi, proses belajar mengajar, post test dan follow up. 3) Ruang lingkup evaluasi pembelajaran PAI di SMP N 2 Lempuing mencakup penilaian terhadap proses pembelajaran yang dilakukan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dilihat dari sudut proses. Evaluasi kemajuan pembelajaran ( hasil belajar) siswa diukur melalui indikator kemampuan dan penguasaan siswa terhadap aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap sesudah mengikuti pembelajaran, dan penilaian terhadap prose-proses pembelajaran yang telah dilakukan guru. Fungsi dan tujuan evaluasi pembelajaran PAI di SMP N 2 Lempuing adalah fungsi formatif, fungsi sumatif, dan fungsi diagnosik.
