MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA SDN 182 TENGA-TENGAE KABUPATEN SOPPENG PROVINSI SULAWESI SELATAN
Keywords:
Manajemen Pendidikan Islam, Kedisiplinan Siswa.Abstract
Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Salman Al Farisi Putri di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, merupakan lembaga pendidikan tahfidz Al-Qur’an yang menempatkan kinerja serta kedisiplinan guru sebagai faktor utama keberhasilan pembelajaran. Guru di pesantren ini tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, kedisiplinan, dan menjaga hafalan Al-Qur’an. Oleh karena itu, pengurus pondok memiliki peran penting dalam memastikan guru mampu menjalankan tugas secara optimal dan profesional. Strategi kepemimpinan yang diterapkan meliputi pembimbingan langsung, pengawasan terstruktur, serta pemberian motivasi dan penghargaan. Pembimbingan dilakukan melalui pendampingan dan diskusi rutin agar guru dapat menyelesaikan kendala dalam proses mengajar. Pengawasan dilakukan secara berkala untuk memastikan kedisiplinan, ketepatan waktu, serta efektivitas penyampaian materi. Selain itu, motivasi diberikan melalui arahan dan penguatan spiritual, sedangkan pemberian reward ditujukan untuk mendorong semangat kerja guru serta menciptakan kompetisi yang sehat. Melalui strategi tersebut, kinerja dan disiplin guru mengalami peningkatan, berdampak pada kualitas hafalan dan karakter santri. Penelitian mengenai strategi kepemimpinan ini memberikan gambaran bahwa sistem pembinaan yang komunikatif, terarah, serta menghargai kontribusi guru dapat menjadi dasar pengembangan manajemen pendidikan pesantren yang lebih efektif dan berkelanjutan.
