Strategi Guru Pai Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan Di Smk Ma’arif Sindangayu Kabupaten Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2025/2026
Kata Kunci:
Karakter religius, kegiatan ekstrakulikulerAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di SMK Ma’arif Sindangayu, Kabupaten Lampung Selatan, Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI dan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai strategi, antara lain: pembiasaan ibadah, bimbingan spiritual, pembentukan kelompok belajar religius, serta pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti kajian, lomba hafalan Al-Qur’an, dan bakti sosial. Strategi tersebut terbukti efektif dalam menumbuhkan sikap religius, disiplin, dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran aktif guru PAI melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter religius siswa.
Referensi
Amri, S. (2018). Pengaruh Kepercayaan Diri (Self Confidence) Berbasis Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Sma Negeri 6 Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 3(2), 159.
Calicchio, S. (2023). Albert Bandura Dan Faktor Efeksi Diri. Stefano Calicchio.
Erwinsyah, A. (2017). Manajemen Pembelajaran Dalam Kaitannya Dengan Peningkatan Kualitas Guru. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 69–84. https://www.journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/tjmpi/article/view/517
Fithri, R. (2014). Buku Perkuliahan: Psikologi Belajar. Prodi Psikologi Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Uin Sunan Ampel Surabaya, 1–164.
Hamalik, O. (2010). Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara.
IRWANDI, I. (2018). Isu-Isu Strategis Dalam Pembangunan Pendidikan Nasional Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris. Jurnal PPKn & Hukum, 13(1), 144–153.
Moleong, L. J. (2012). metodologi penelitian kualitatif. rosda karya.
Mulyasa. (2020). Implementasi Kurikulum Merdeka. Rineka Cipta.
Muniroh, S. M. (2013). Pengembangan Kecerdasan Interpersonal Anak. Jurnal Penelitian, 6(1), 16.
Owen, C. (2014). Forget everything you have ever learned about art, and start from the beginning’: Charismatic leadership and art school teaching. Art, Design and Communication in Higher Education, 13(2), 201–214. https://doi.org/10.1386/adch.13.2.201_1
Rodiah, S., Ulfiah, & Arifin, B. S. (2022). PERILAKU INDIVIDU DALAM ORGANISASI PENDIDIKAN. ISLAMIKA, 4, 1–43.
Saiful Bahri. (2014). Supervisi Akademik Dalam Peningkatan Profesionalisme Guru. Visipena Journal, 5(1), 100–112. https://doi.org/10.46244/visipena.v5i1.236
Sanjaya, W. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosda Karya.
sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. alfabeta.
Titin Nurhidayati. (2012). Implementasi Teori Belajar Ivan Petrovich ( Classical Conditioning ) Dalam Pendidikan. Jurnal Falasifa, 3(1), 23–44.
Zahroh, A. (2015). Membangun Kualitas Pembelajaran Melalui Dimensi Profesionalisme Guru. Yrama media.
Zefanya, F. (2018). Pengaruh kecerdasan intrapersonal dan kedisiplinan belajar terhadap prestasi belajar matematika. 2348(02), 135–144.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Saddad Mudzafar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
NURHIDAYAH: Jurnal Ilmu Pendidikan diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

