Analisis kesulitan membaca pada pembelajaran bahasa Indonesia di madrasah ibtidaiyah negri sukamaju Lampung selatan
Kata Kunci:
Kesulitan Membaca, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Literasi, Pemahaman Bacaan, Siswa SMP.Abstrak
Reading ability is a basic skill that is the foundation for mastering knowledge and learning success in various subjects. However, in practice, many students at the junior high school level still experience difficulties in understanding texts, especially in learning Indonesian which requires complex literacy skills. This study aims to analyze the forms of reading difficulties experienced by students, the factors that cause them, and the efforts of teachers in overcoming these obstacles at Tahfidzul Qur'an Sekampung Udik Middle School, East Lampung. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation of the learning process, interviews with teachers and students, and document analysis in the form of reading assignment results and teacher assessment notes. The results show that reading difficulties experienced by students include: (1) difficulty understanding new vocabulary and contextual meaning, (2) difficulty identifying main ideas and detailed information in the text, (3) low ability to summarize the content of the reading, (4) lack of interest and motivation to read, and (5) limited ability to read aloud with correct pronunciation and intonation. Factors causing reading difficulties include internal factors, such as lack of reading habits, low motivation, and limited vocabulary mastery; and external factors, such as a lack of variety in learning methods, minimal use of supporting learning media, and limited access to interesting reading materials. Efforts made by teachers to overcome these difficulties include implementing a gradual reading strategy, providing individual guidance, using visual and digital media, and increasing literacy activities through a 15-minute reading program, small group discussions, and guided reading assignments. This study concludes that improving students' reading skills requires a varied learning approach, intensive mentoring, and collaboration between teachers, schools, and parents to build a strong literacy culture. By improving learning strategies and providing supporting resources, students' reading skills can improve significantly, thus optimizing Indonesian language learning outcomes.
Referensi
Abidin, Y., Mulyati, T., & Yunansah, H. (2017). Pembelajaran Literasi. Bandung: PT Refika Aditama.
Ahmad, M. (2019). “Analisis Kesulitan Membaca Pemahaman pada Siswa SMP.” Jurnal Pendidikan Bahasa, 14(2), 88–96.
Akbar, S. (2018). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Alwasilah, A. C. (2016). Pokoknya Literasi. Bandung: Kiblat Buku Utama.
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Cahyani, N., & Setyawati, I. (2021). “Faktor Penyebab Kesulitan Membaca Siswa SMP.” Jurnal Bahasa Indonesia, 9(1), 45–55.
Dewi, R., & Hasibuan, I. (2020). “Analisis Literasi Membaca Siswa SMP dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.” Jurnal Pendidikan, 11(2), 150–158.
Fajri, Z., & Marlina, M. (2021). “Kesulitan Membaca Pemahaman dan Solusinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.” Lingua Didaktika, 15(1), 12–22.
Fitriani, S., & Yuliana, Y. (2022). “Pengaruh Motivasi dan Minat Membaca terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman.” Jurnal Eduliterasi, 6(1), 34–47.
Gunawan, H. (2019). Ilmu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Hapsari, A. (2020). “Analisis Faktor Internal dan Eksternal Kesulitan Membaca Siswa.” Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(2), 90–103.
Irwanto, A. (2020). “Implementasi Model SQ3R dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca.” Jurnal Pengajaran Bahasa Indonesia, 7(1), 23–32.
Kemdikbud. (2018). Panduan Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kemdikbud.
Kemdikbudristek. (2021). Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek.
Kurniasari, D., & Fajarwati, R. (2021). “Analisis Kemampuan Membaca Siswa SMP pada Teks Narasi.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, 8(2), 101–110.
Lestari, W. (2019). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.
Mulyasa, E. (2018). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ningsih, S. R. (2022). “Hubungan Kemampuan Kosakata dan Pemahaman Bacaan.” Jurnal Literasi Nusantara, 4(3), 220–231.
Nugraha, T. (2020). “Kendala Literasi Membaca pada Siswa Menengah Pertama.” Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 55–66.
Nurjanah, N. (2017). “Analisis Kesulitan Membaca Siswa Kelas VII.” Jurnal Bahasa & Sastra, 8(1), 73–82.
Rahmawati, D. (2022). “Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa.” Bahtera Bahasa, 41(2), 95–108.
Sari, P., & Setiawan, R. (2023). “Implementasi Strategi Literasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia.” Jurnal Pedagogik, 18(2), 144–156.
Slamet, Y. (2016). Dasar-Dasar Pembelajaran Bahasa Indonesia. Surakarta: UNS Press..
Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Widodo, S. (2020). “Analisis Kemampuan Menyimpulkan Bacaan.” Jurnal Kajian Pendidikan, 22(2), 122–130.
Yusuf, M., & Anggraini, S. (2022). “Pengaruh Lingkungan Literasi terhadap Kemampuan Membaca Siswa.” Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(4), 300–312.
Yuliani, L., & Fitri, A. (2021). “Penggunaan Media Teks Digital untuk Meningkatkan Literasi Membaca.” Jurnal Teknologi Pendidikan, 13(1), 89–102.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 LAILATUL QODRIYAH, ETIKA PUJIANTI, ANI LATIFAH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
NURHIDAYAH: Jurnal Ilmu Pendidikan diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

