Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Model Teams Games Tournament (TGT) Siswa Kelas V MI Al-Hikmah Purwodadi Tahun Ajaran 2025/2026
Keywords:
learning outcomes, Social Science, Teams Games TournamentAbstract
This study aims to improve student learning outcomes in Social Science subjects through the application of the Teams Games Tournament (TGT) model at MI Al-Hikmah Purwodadi in the 2025/2026 academic year. The research method used is classroom action research conducted in two cycles. Data were collected through observation, tests, and interviews. The results showed a significant increase in student learning outcomes. The average score before the intervention was 65.63, which increased to 78.12 after the implementation of the TGT model in the second cycle. Furthermore, there was also an increase in student learning motivation, as evidenced by their active participation and enthusiasm during the learning process. This research is expected to provide a positive contribution to teaching methods in elementary schools, especially in the field of Social Sciences.
References
Nurzanah, M. S., & Saputri, H. (2025). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS ( TGT ) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MATERI MENGHARGAI IDENTITAS MASYARAKAT KELAS IV B DI SD NEGERI 47 PALEMBANG Pendahuluan Pendidikan instrumen penting merupakan dalam di aspek berperan kehidupan dalam masyarakat . Sebagai sebuah sarana , memperbaiki kualitas hidup . Melalui karena cakap disampaikan secara formal kepada para peserta didik , membentuk dan generasi Negara yang mampu membawa menyadari gaya pemahaman , dan kualitas unik setiap materi secara efektif . Akibatnya , untuk dan meningkatkan keterlibatan siswa , konten secara kreatif . pengamatan langsung di lapangan , Banyak pendidik belum sepenuhnya mengadopsi kebutuhan model atau praktik pembelajaran yang sesuai dengan pun selain duduk , mendengarkan , dan guru mereka ; hal ini pada akhirnya mereka . Saat ini , Siswa terkadang memperhatikan apa yang dikatakan guru karena mereka tidak diberi cukup dalam pembelajaran . Instruktur juga siswa . sehingga mereka cenderung model tidak hanya menentukan peran guru , tetapi juga meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh . Dari perspektif ini , dapat yang bahwa berpengaruh individu , berlangsung pendidikan pada karena dalam mencakup semua aspek kehidupan perkembangan pembelajaran Selama proses pendidikan , siswa sebagai persiapan untuk masa depan . Untuk memahami guru tingkat materi yang perlu memahami pemahaman berbagai lingkungan dan berlangsung Dalam peserta didik kurikulum menarik minat proses siswa dengan untuk beragam menerima pengetahuan yang berfungsi sebagai bekal untuk masa depan . Guru perlu. 11(April), 43–50.
Pendidikan, J., & Pengetahuan, I. (2020). SOCIUS : MODEL TEAM GAMES TOURNAMENTS ( TGT ) DALAM Nainul Fauziyah / Model Team Games Tournaments ( Tgt ) Dalam Meningkatkan Partisipasi Belajar Ips Siswa PENDAHULUAN Pembelajaran umumnya merupakan sebuah kegiatan yang sistematis yang menghubungkan dengan anak-anak sehingga terjadi proses pembelajaran ( Syah , 2010 ). Dalam proses pembelajaran tentunya terdapat beberapa problematika yang dihadapi oleh seorang guru , salah satunya adalah bagaimana menarik partisipasi belajar siswa , seperti halnya kasus yang terjadi di MTs Ahmad Yani Jabung Kabupaten Malang . Partisipasi belajar siswa berarti keikutsertaan siswa yang ditunjukkan dalam perilaku fisiknya selama proses pembelajaran berlangsung . Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ) merupakan gabungan dari cabang ilmu-ilmu sosial seperti : sejarah , sosiologi , geografi , dan ekonomi yang dirumuskan atas dasar fenomena dan realitas sosial . IPS juga merupakan bagian dari disiplin ilmu yang berisi materi dari ilmu-ilmu ( Nafisah , 2015 ). Program pendidikan IPS merupakan program yang meliputi 4 unsur yang berbeda-beda , yaitu pengetahuan , keterampilan , nilai dan sikap serta unsur tindakan . Demi tercapainya tujuan pembelajaran IPS , di dalam kegiatan pembelajaran hendaknya mampu mencakup unsur-unsur tersebut dan dapat melengkapi satu sama lainnya ( Maryani & Syamsudin , 2009 ). Prakteknya di lapangan , MTs Ahmad Yani Jabung Kabupaten Malang masih mengalami beberapa problematika seperti kurangnya partisipasi belajar siswa saat proses pembelajaran berlangsung . Khususnya siswa-siswi kelas VII yang masih berada pada fase peralihan . Hal tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong guru untuk berupaya dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan . Salah satu solusi yang bisa dilakukan oleh guru dalam permasalahan ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa sehingga dapat membuat siswa tertarik untuk berpartisipasi saat proses pembelajaran berlangsung . Penerapan model pembelajaran Teams Games Tournaments ( TGT ) merupakan salah satu opsi yang sangat tepat dalam mengatasi permasalahan ini . Model pembelajaran Teams Games Tournaments ( TGT ) merupakan model pembelajaran yang menarik dan menyenangkan . Menurut ( Ernawati , 2013 ) “ Teams Games Tournament ( TGT ) adalah tipe atau model dari metode pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan , melibatkan aktivitas dan peran seluruh siswa sebagai tutor sebaya tanpa harus ada perbedaan…. 9(2), 144–154.
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Ananda, G. (2020). Efektivitas Penggunaan Metode Kooperatif TGT dalam Pembelajaran IPS. Jurnal Edukasi, 12(2), 100-110.
Hidayat, R. (2020). Pembelajaran Sosial melalui Model TGT. Jurnal Pendidikan, 5(1), 45-55.
Kurniawati, N. (2021). Meningkatkan Pembelajaran dengan Model TGT. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(4), 123-130.
Nurhadi, M., & Sari, Y. (2020). Analisis Penerapan TGT dalam Pembelajaran. Jurnal Penelitian Pendidikan, 6(3), 200-210.
Rahmawati, S., & Irawati, D. (2021). Penerapan Model TGT dalam Pembelajaran Keterampilan Sosial. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 75-82.
Sari, P. (2020). Keefektifan Model TGT dalam Meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(1), 23-30.
Sukardi, T. (2019). Teori dan Praktik Pembelajaran Kooperatif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(2), 60-68.
Utami, D. (2021). Pemahaman Siswa terhadap Materi melalui Model Pembelajaran TGT. Jurnal Penelitian dan Inovasi Pendidikan, 6(4), 150-160.
Yudi, R. (2021). Pembelajaran Aktif dengan TGT di Sekolah Dasar. Jurnal Riset Pendidikan, 10(1), 10-20.
Ariani, D. (2020). Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 24(3), 207-215.
Dewi, R. (2020). Studi tentang Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPS. Jurnal Cendekia, 12(2), 89-97.
Fika, A. (2020). Implementasi Model TGT di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 33-45.
Handayani, E. (2020). Teori Belajar Konstruktivisme dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Modern, 8(3), 76-82.
Lestari, Y. (2019). Pembelajaran Kontekstual dalam IPS. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 5(2), 122-130.
Mardiana, S. (2021). Keefektifan Model TGT Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(1), 45-58.
Natalia, F. (2021). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 16(3), 204-210.
Putra, H. (2022). Dampak Kompetisi dalam Pembelajaran. Jurnal Edukasi dan Pembelajaran, 20(1), 56-63.
Rahman, U. (2022). Pengaruh Tim Pembelajaran terhadap Prestasi Belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(2), 99-105.
Sari, K. (2021). Kolaborasi dalam Pembelajaran di Kelas. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 9(1), 67-73.
Sulistyo, A. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Melalui Pembelajaran Kooperatif. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sains, 7(2), 141-147.
Widiastuti, M. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Aktif. Jurnal Pendidikan dan Kemanusiaan, 10(4), 213-219.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wildatus Sangadah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
NURHIDAYAH: Jurnal Ilmu Pendidikan diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

