PERNIKAHAN DINI MENURUT PERSPEKTIF PELAKU PADA MASYARAKAT DESA PAGAR SARI DUSUN 2 KECAMATAN LAHAT KABUPATEN LAHAT SUMATERA SELATAN
Abstrak
Pernikahan usia dini merupakan fenomena yang masih sering terjadi di Indonesia yang kemudian menjadi salah satu penyumbang masalah sosial. pernikahan usia dini dapat terjadi karena berbagai faktor pendorong salah satunya karena budaya perjodohan pada anak dibawah umur. Rumusan masalah pada penelitian ini ialah bagaimana pandangan sosial masyarakat terhadap pernikahan usia dini karena budaya perjodohan yang dijalankan di Pagar Sari Dusun 2, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan sosial masyarakat terhadap pernikahan usia dini yang terjadi karena budaya perjodohan yang dilakukan oleh masyarakat transmigran RT.03 Pagar Sari Dusun 2, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknis analisis data yang yaitu deskriptif kualitatif yang berfokus pada alasan dan tujuan dijalankannya budaya perjodohan pada anak dibawah umur dan pandangan masyarakat terhadap pernikahan usia dini karena budaya perjodohan. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial dari Gillin dan Gillin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa budaya perjodohan merupakan penyebab utam terjadinya pernikahan usia dini di Pagar Sari Dusun 2, . Dan adanya pergeseran makna alasan dan tujuan masyarakat transmigran Pagar Sari Dusun 2, melakukan budaya perjodohan. yang berfokus pada alasan dan tujuan dijalankannya budaya perjodohan pada anak dibawah umur dan pandangan masyarakat terhadap pernikahan usia dini karena budaya perjodohan yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya terbagi menjadi dua sisi